Skip to content

Iran Bentuk Satuan Cyber Warfare

Direktur Jenderal Organisasi Pertahanan Iran dalam rilis, mengumumkan rencana terbarunya untuk memperkuat cyber warfare pertama Iran setelah negara itu sukses membangun markas pertahanan cyber. (Continued)

Share and Enjoy:
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google

Ron Paul; AS Menjelma Menjadi Negara Fasis

Bakal calon Presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Republik Ron Paul mengingatkan, AS mulai menjelma menjadi negara fasis yang didominasi oleh pejabat dan pengusaha. Pernyataan Ron tersebut mengacu pada gerakan 99% Duduki Wall Street yang dimulai sejak empat bulan lalu di Wall Street AS. (Continued)

Share and Enjoy:
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google

New York Times; Serangan Israel ke Iran adalah Mustahil

Sebuah serangan udara Israel terhadap instalasi nuklir Iran akan terlalu besar dan sulit dilakukan, kata media Amerika Serikat, New York Times, Senin, yang mengutip sejumlah pejabat pertahanan dan analis militer. (Continued)

Share and Enjoy:
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google

Menyoal Eksistensi Rejim Zionis Pasca Revolusi

Bagi rejim di Tel Aviv berita dibawah ini sangat menyakitkan, apalagi setelah sekian periode mereka mendapat perlindungan dari rejim diktator Hosni Mubarak.

Revolusi rakyat Mesir membuat Zionis terpaksa harus menerima takdir berpisah dengan sahabat karib yang banyak berjasa mewujudkan eksistensi sekaligus kejayaan. (Continued)

Share and Enjoy:
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google

Mereka Berharap Bashar Assad Tumbang

Arab Saudi, Qatar dan negara-negara yang tergabung dalam Liga Arab kian ambisius dan menjadi garda terdepan yang ingin menjungkalkan tahta sah Bashar Assad. Untuk itu, mereka tak segan-segan membiayai kelompok teroris bersenjata untuk menteror dan membunuh warga, polisi dan tentara keamanan Suriah. (Continued)

Share and Enjoy:
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google

Amerika Serikat Bangun “Kuda Troya” di Indonesia

Pada 1 Desember tahun lalu, Susilo Bambang Yudhoyono meminta Kementrian Luar Negeri untuk memanggil pulang duta besar Indonesia di Damaskus, Suriah. Pemanggilan itu katanya untuk konsultasi sekaligus antisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, kata Kementrian waktu itu. (Continued)

Share and Enjoy:
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google

Ada Apa FBI Mengajari KPK dan Kepolisian?

Pagi-pagi benar orang-orang sebagsa bangun pagi, minum kopi, merokok, makan kacang, bayar pajak, pergi kencan, pacaran, nonton sinetron dan jalan-jalan di mall dengan satu kepercayaan tunggal: telah ada presiden (bukan pesinden), puluhan menteri, ribuan tentara gagah perkasa, seabrek intel dan ratusan departemen dan lembaga yang bangun dan mimpinya semata memikirkan kehormatan dan kehebatan bangsa, martabat, kemandirian dan air muka tuan-tuan dan nyonya di seluruh negeri.

(Continued)

Share and Enjoy:
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google

SOPA and PIPA; The Most Sophisticated US Political Game!

RUU SOPA-PIPA

RUU SOPA-PIPA

Ada krisis besar lapangan pekerjaan di Amerika belakangan ini. Dan nampaknya mereka menemukan sebuah solusi cerdas atas permasalahan dalam negeri Amerika itu. RUU SOPA-PIPA, sebuah wacana yang tidak lebih dari sekedar move dan riak politik Amerika Serikat untuk memperlihatkan kembali kekuatan dan kedigdayaan hegemoni ekonomi AS atas dunia saat ini.  Sebab dibelahan dunia sana, dan dalam negeri sendiri, bangsa-bangsa tertindas berani melawan arogansi mereka setelah sekian tahun menjadi batu bata bangunan bagi kedigdayaan segelintir pemilik modal dengan mengunakan media sebagai senjatanya. (Continued)

Share and Enjoy:
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google

Tentang Ide Nasionalisasi

Sungguh, hari-hari ini akan terdengar kabar merdu bagi jutaan rakyat Indonesia, dan nada dering manis buat nasib ribuan pemilik warung tegal, warung indomie, bubur kacang ijo, warung bakso dan usaha makanan rakyat sebangsanya, mereka akan senasib dengan jutaan warga lainnya, harus mencicil utang pemerintah yang di korup berjamaah.

(Continued)

Share and Enjoy:
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google

Political Games

Pada Selasa, 10 Januari 2012, Media Indonesia menurunkan tulisan Editorial berjudul “Yudhoyono kian Redup“. Dalam cuplikan tersebut Media Indonesia menulis;  “Tidak hanya sekali-dua kali Yudhoyono berjanji memerangi korupsi, seperti memberantas korupsi mulai halaman istana dan memimpin sendiri pemberantasan korupsi. Namun, sejauh ini perang itu hanya perang-perangan.”

(Continued)

Share and Enjoy:
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google

Plak! . . . Menampar Muka Ketua Kadin

Tetap anteng menjadi penonton yang baik saja tidak cukup!

Plaaaakkkk!

Sayang, tak ada tanda merah di pipinya, tak ada pula bekas tangan-tangan mungil terlukis di jidatnya. . . . (Continued)

Share and Enjoy:
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google

The Year of Living Dangerously; Welcome To The Jungle!

Anda pernah nonton film The Year of Living Dangerously? Sebuah film drama romantik buatan Australia yang menceritakan kisah petualangan seorang wartawan Australia yang ditugaskan meliput situasi di Jakarta/Indonesia pada tahun 1965. (Continued)

Share and Enjoy:
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google

Calon Presiden Pilihan Saya!

Notes ini, terinspirasi oleh ledakan gema isu calon presiden harapan Indonesia 2014 (masih jauh). Tanpa ikut latah menyebutkan calon individu dan person, saya hanya memberikan kriteria presiden pilihan saya. Siapapun orangnya nanti.

Karena, ternyata cukup banyak ekses (ekses negatif) dari perseteruan menyoal individu dan person pilihan, terutama di pelbagai perbincangan forum-forum.

Oleh karena itu, saya sebagai warga negara yang bangga dan optimis dengan masa depan Indonesia, maka saya akan memilih seseorang sebagai presiden, orang yang tidak akan mengkhianati amanat yang saya berikan kelak.

(Continued)

Share and Enjoy:
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google

Anda Pilih Asap Rokok atau Asap Knalpot?

13250267242012971327Dalam sebuah berita, Presiden SBY pernah menyatakan kalau masalah rokok di Indonesia sudah menjadi epidemik. Epidemik tembakau akut yang sangat mengkhawatirkan. Seperti bom waktu yang siap meledak kapan saja dan efek psikologis yang luar biasa.

Beberapa berita mengungkapkan kalau di Indonesia, permasalahan rokok menjadi menjadi penyebab kematian. Penelitian demografi konsumsi menunjukkan, epidemik tembakau di Indonesia sudah sangat mengkhawatirkan. Bahkan data dari Menteri Kesehatan, mencatat bahwa kelompok umur pertama kali merasakan rokok pada usia 10-14 tahun dan mengalami peningkatan dari 10 persen menjadi 17,5 persen dan umur 15-19 tahun meningkat dari 33 persen menjadi 43,3 persen. Berita Antara melaporkan. (Continued)

Share and Enjoy:
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google

Tentang Natalan

Ada pemandangan tidak lazim hari-hari ini. Banner-banner, reklame menghias dimana-mana dan mall-mall bersolek total. Disana-sini menjelma Boneka Natal berwarna putih berdiri diatas salju sambil tersenyum cerah, pun tak kalah cemara-cemara memutih salju. Semuanya serba dingin salju. . .

Mengapa memperingati Natal, mesti latah? Meniru gaya Eropah dengan menampilkan suasana musim dingin lengkap dengan salju? Bukankah Yesus Kristus lahir di Yerusalem yang secara geografis memang tidak pernah kejatuhan salju?

Mengapa cara dan model peringatannya tidak menyesuaikan dengan kultur, budaya dan karakter ke-Indonesia-an?

Mengapa harus salju? Mengapa bukan sesuatu yang melambangkan universalitas keagamaan? Bukankah lonceng kuning, lilin, cemara, atau bahkan gereja yang dipandang lebih universal dan berdekatan dengan aspek religi yang memperkaya tradisi keagamaan tanpa menghilangkan makna peringatan?

(Continued)

Share and Enjoy:
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google

Tragedi Mesuji dan “Blood Diamond”

Anda pernah nonton film Blood Diamond? Mesuji ini kisah serupa: blood palm oil, blood tire. Kisah kerakusan korporasi, ketundukan pemerintah dan ignorance manusia modern. Sebab dari darah yang tumpah dan mengalir  di kebun sawit, singkong dan karet, korporasi jadi kaya, kas pemerintah menggembung dan orang-orang Jakarta dan dunia selebihnya bisa menikmati minyak goreng yang jernih, bisa bermobil mewah dengan ban handal, bisa menikmati gemerlap kasino dan hingar bingar dunia gelap di tengah-tengah sejarah manusia modern abad ini.

(Continued)

Share and Enjoy:
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google

Skandal di Mesuji, Siapa Untung?

13 Desember pekan ini, media maintream heboh menurunkan berita soal skandal penyembelihan petani. Iya, soal adegan penyembelihan leher petani Mesuji yang direkam dalam 3 video. Awalnya orang banyak yang tak percaya dan tak mau percaya. Namun, ketika mereka datang menghadap wakil rakyat di Jakarta untuk mengadukan nasib, orang mulai percaya.

(Continued)

Share and Enjoy:
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google

Sondang Hutagalung dan Karakter Pergerakan

Sondang Hutagalung bisa dibilang seorang “pejuang” yang aneh. Sebab perlu 48 sebelum identitasnya terungkap. Lalu, apa yang terjadi selama 48 jam itu? Sebelum mati beneran, Sondang berevolusi banyak kali. Awalnya diberitakan yang mati bakar diri depan istana adalah perempuan. Lalu media meralat bilang laki-laki. Awalnya disebutkan usianya 40-an tahun. Lalu diralat jadi 20 tahun. Bahkan Sondang sempat diberitakan sudah meninggal, lalu ‘hidup’ lagi dan akhirnya mati. (Continued)

Share and Enjoy:
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google

Menyoal Deal dan Kesepakatan PT Freeport dengan Buruh

Pada Rabu, 14 Desember 2011 koran-koran mainstream tanah air hampir serempak menurunkan berita “gembira”, karena PT Freeport akan segera beroperasi kembali di Timika, Papua setelah terjadi deal dan kesepakatan antara Serikat Pekerja dan Manajemen Freeport. Koran Kompas misalnya menurunkan laporannya berjudul “PKB Freeport Disepakati”, sementara Detik Finance memberi judul “Serikat Pekerja dan Manajemen Freeport Berdamai(Continued)

Share and Enjoy:
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google

Duh, Amerika Bangun Tembok “Gaza” di Surabaya

1323820005438073621Bangsa ramah, bisa jadi memang ungkapan ‘bijak’ dan tidak salah jika melekat di jiwa bangsa ini. Selain ramah, bangsa ini juga bangsa santun. Mengapa? Jika laporan berita yang dilaporkan oleh Detik Surabaya adalah benar, maka ungkapan “ramah” dan “santun” begitu dihayati oleh Pemkot Surabaya, khususnya Dinas Perhubungan Kota Surabaya. Tapi, ramah dan santun itu, sangat kontras dengan sikap terhadap bangsanya sendiri yang dengan gampang dan mudah membongkar tembok-tembok ratapan dan pelindung bagi warga sebangsa. (Continued)

Share and Enjoy:
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google

Jangan Anggap Remeh Aksi Sondang Hutagalung

1323726904722873111Hari-hari ini, orang-orang di lingkaran dekat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono masih percaya – dan ingin orang banyak percaya – kalau Indonesia kebal dari revolusi ala Timur Tengah. Tak ada alasan untuk cemas, tak ada dalil untuk gelisah. Karenya, orang-orang penting itu selalu sibuk berkampanye kalau rejim Susilo Bambang Yudhoyono telah berhasil meningkatkan kesejahteraan rakyat, memangkas angka-angka kemiskinan meskipun di sudut-sudut kolong jembatan yang pengap, banyak anak-anak sebangsa telah mati karena kelaparan dan ratusan bahkan ribuan terbaring lemas berbalut kulit. (Continued)

Share and Enjoy:
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google

Surat Terbuka Pekerja Freeport Buat Presiden Indonesia

Pengurus Unit Kerja Federasi Serikat Pekerja Sektor Kimia dan Energy serta Pertambangan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia PT Freeport Indonesia (PUK FSP KEP SPSI PTFI) membuat surat terbuka kepada Presiden Indonesia terkait tuntutan melalui aksi mogok mereka hingga kini. (Continued)

Share and Enjoy:
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google

Pilih Mana, Freeport atau Papua Merdeka

Mau percaya atau tidak, suka ataupun benci, tapi itulah kenyataannya. Jakarta boleh mengaku hebat dan “ramah” yang mampu menarik beratus-ratus jenis pajak dari ratusan juta rakyat setiap harinya, tapi soal urusan Freeport dan ribuan buruh yang mogok disana, kehebatan ada di ketiak Amerika dan kebengisan ada dimoncong senapan tentara kita.

(Continued)

Share and Enjoy:
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google

Satu Kata, Lawan!

Kalaupun kau tak lagi kuatir akhirat dan tak percaya akhirat,
maka merdekalah di dalam duniamu!

Dua puluh, tiga puluh atau lima puluh tahun lalu dari sebuah kebangkitan, masyarakat kadang baru menyadarinya, masyarakat mulai mengerti apa tujuan di balik kebangkitan itu. Dan kenapa ada sekelompok orang harus bangkit waktu itu.

(Continued)

Share and Enjoy:
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google

“Anak Menteng” akan Berucap Goodbye Freeport

Sumber bilang, 9.000 karyawan ini terdiri dari semua lapisan dan agama, dari karyawan Backoffice sampai operator shovel (mesin skop raksasa) paling rendah. Untuk 2 tahun, mereka mengumpulkan semua data tentang Freeport, berapa produksi emas, perak dan tembaga, berapa biaya, bahkan hingga detil pembelian mur, baut, dan rantai. Mereka lalu mengkompilasi data itu hingga akhirnya mendapati apa yang mereka sebutkan sebagai “data faktual” berapa sesungguhnya yang Freeport dapat sebagai kontraktor di Timika. Bertriliun-trilyun royalti, pajak, dlsb yang kerap diumumkan perusahaan, plus ongkos gaji buruh dan karyawan, plus ongkos produksi, totalnya sebenarnya hanya “satu persen” dari keuntungan Freeport, kata sumber. “99%nya mereka yang makan sendiri,” katanya. (Continued)

Share and Enjoy:
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google

Konflik Agama dan Proyek Sponsor

Dalam sebuah laporan Detik.com dan koran ternama berbahasa Inggris di Jakarta menggunakan hasil “riset” Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM) dalam pemberitaan seputar apa yang mereka sebut sebagai fenomena meningkatnya “konflik agama” di Indonesia.

PPIM adalah lembaga studi dan riset keagamaan tingkat lanjut di Institut Agama Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah. Mereka sering meriset naskah kuno, bikin jurnal, seminar ini itu. Tapi yang jadi pembicaraan adalah organisasi ini seperti tak pernah bosan bikin survei. Dan objeknya sepertinya melulu umat Islam dan Islam.

(Continued)

Share and Enjoy:
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google

Harga Konflik Papua, Seharga Kursi Presiden!

Anda bisa bilang ini bicara kosong orang yang berpikir konspiratif. “West Papua? The Road to Freedom” di East School of the Examination Schools, 75-81 High Street, Oxford, Inggris dan Kongres Papua Merdeka beberapa bulan lalu adalah adalah pesan ‘manis’ asing buat Indonesia. Mereka akan segera datang ke Jakarta dengan sebuah “minuman kaleng” baru. Jakarta mengutak-atik persoalan di Papua, berarti Jakarta mesti siap merelakan Papua menjadi Timor Leste. Satu persoalan yang pernah  diwanti-wantikan oleh AC Manulung –Tabloid Intelijen edisi dwi mingguan 21 mei 2008– ; ” Gerakan separatis Papua muncul sebagai gerakan konspirasi asing dan ini sesuai dengan grand strategy global AS” . (Continued)

Share and Enjoy:
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google

“Vote”; Ketik REG “Anak Jalanan” Atau “Miskin Permanen”

Kelak, jika tender organisasi siluman itu berhasil dan menang, maka akan terjadi pergeseran nilai satwa dan kesenjangan sosial satwa-satwa Indonesia. Kemudian para satwa di Taman Safari mengadakan koalisi dan mencemooh Komodo yang baru saja dinobatkan sebagai pemenang kontes Miss Keajaiban Dunia 2011.

Bukankah disana, tepat di depan mata JK masih ada jutaan sebangsa manusia yang memakan sisa-sisa dan kadaluarsa, bahkan sampai ada bazar khusus yang menjual makanan sisa yang layak buat kuda, yang bisa jadi kelak jika omsetnya menjanjikan berharap JK yang mendirikan department store dengan nama menterang “Expired Store” saingan planet Alfamart.

Saya juga berdoa, kelak JK bersedia mengadakan “VOTE” ketik . . .spasi “anak jalanan” atau spasi “miskin permanen” kirim ke  . . . . Dan menanti harapan apakah senyum sumringah warga sebangsa akan sama saat merespon “derita” dan “perih” sang KOMODO saat ini?

Share and Enjoy:
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google

Gerakan “Occupy Wall Street” adalah Gerakan Revolusi

Karl Raymond Popper dan Francis Fukuyama pernah menyebutkan bahwa masyarakat Amerika saat ini adalah bentuk terakhir peradaban umat manusia. Menurut mereka berdua, masyarakat manapun yang hendak melanjutkan kemajuan, akan berakhir pada bentuk masyarakat Amerika saat ini, American Dream. Jika ada yang berharap manusia bisa mencapai sebuah peradaban yang lebih dari itu, ia seorang utopian. Tentu mereka berdua menjadi begitu tersohor dan ‘di-tersohor-kan’ karena tidak lepas dari rekayasa di balik layar. (Continued)

Share and Enjoy:
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google

Jarum Halus Infiltrasi (2); Kedutaan Amerika dan 17.000 Orang Antek Berbakat di Indonesia

Pengantar Redaksi: Tulisan berseri ini adalah upaya lanjutan Islam Times menggali khasanah WikiLeaks, ‘tambang emas’ kawat rahasia Kedutaan Amerika Serikat di website WikiLeaks. Mulai edisi ini, kami akan memotret keberadaan dan sepak terjang 17.000 orang kaki tangan Kedutaan Amerika di Indonesia, dari perwira menengah di kantor polisi di Banda Aceh hingga ke pejabat dan akvitis di pedalaman Papua.

(Continued)

Share and Enjoy:
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google